Kamis, 19 Desember 2013

PENGERTIAN DAN SPESIFIKASI BEARING

Assalamualaikum wr. wb.


Untuk Postingan Ane Kali ini,Ane mau mengupas lebih dalam Mengenai BEARING.
Bearing  adalah  suatu elemen  mesin  yang menumpu  poros  berbeban, sehingga
putaran atau gerakan bolak-baliknya dapat berlangsung secara halus, aman, dan
berumur  panjang.Dalam Postingan ini kita akan membahas tentang  Spesifikasi dan Pembacaan Ukuran Bearing pada Tabel.



 BEARING



Bearing  adalah  suatu elemen  mesin  yang menumpu  poros  berbeban, sehingga
putaran atau gerakan bolak-baliknya dapat berlangsung secara halus, aman, dan
berumur  panjang.
Bearing  ini harus  cukup  kokoh  untuk  menahan beban dari poros yang terhubung dengan komponen mesin lainya sehingga dapat berputar,bekerja sesuai dengan fungsinya. Jika bantalan tidak berfungsi  dengan baik, maka prestasi  seluruh sistem  akan menurun bahkan bisa  terhenti. Bantalan dalam permesinan dapat disamakan perannya dengan pondasi pada gedung.
Untuk bearing dengan jenis bola mempunyai kemampuan untuk putaran tinggi dan
gesekan  yang kecil. Bearing ini bisa  mudah  didapat dan  mudah  pula dalam
pemasangannya. Bearing mempunyai bentuk dan ukuran tertentu sesuai dengan
kodenya dan mempunyai ukuran  yang presisi.  Apalagi untuk yang bentuk  bola
dengan cincin  yang  sangat kecil  maka besar per satuan  luas  menjadi sangat
penting. 
Dengan demikian bahan yang dipakai juga harus mempunyai ketahanan
dan kekerasan yang tinggi. Bahan yang biasa dipakai pada pembuatan bearing
adalah baja khrom karbon tinggi.
Bearing  ini dapat  diklasifikasikan  atas;  Bearing Radial, Bearing axial.  Menurut
jenis elemen gelindingnya dibedakan atas bentuk bola dan rol.
A. Bearing axial : arah beban yang ditumpu adalah tegak lurus sumbu poros.
B. Bearing Radial : arah beban yang ditumpu sejajar dengan sumbu poros.
                Untuk  Bearing  khusus ; dapat menumpu beban yang arahnya  sejajar  dan
tegak lurus sumbu poros.
Untuk  itu  dalam penggunaan juga  harus diperhatikan  bagaimana  gaya atau
beban  bekerja, baru menentukan  jenis  bearing yang digunakan.
Untuk pelumasan pada  bearing ini  juga  sangat penting  karena akan  menentukan
keawetan dari bearing. Karena dengan ada pelumasan, maka akan memperkecil
kerusakan akibat gesekan bola dan cincin.
 


JENIS-JENIS BEARING

Identifikasi Bearing




TABEL UKURAN BEARING







TABEL BEARING DAN UKURANNYA 

 

 
 








TABEL KLASIFIKASI BEARING
 BESERTA KARAKTERISTIKNYA




Nah,,Sudah Ane Kupas Tuntas mengenai SPESIFIKASI BEARING DAN KARAKTERISTIK BEARING pada postingan kali ini,,,semoga postingan kali ini bisa menambah wawasan agan-agan semua...kritik dan Saran Ane Tunggu...


9 komentar:

  1. Itua ngambil materinya dari mana???

    BalasHapus
  2. Apa kelebihan dan kekurangan Self aligning bearing dengan cylindrical bearing...?

    BalasHapus
  3. FP-63002Z UNTUK MOTOR2 APA SAJA GAN?
    FP-60012Z UNTUK MOTOR2 APA SAJA GAN?
    FP-6200-05 UNTUK MOTOR2 APA SAJA GAN?
    FP-62012Z UNTUK MOTOR2 APA SAJA GAN?
    TOLONG PENJELASANNYA?

    BalasHapus
  4. buku dasar perencanaan dan pemilihan elemen mesin karya sularso & kiyokatsu suga ya ?

    BalasHapus
  5. Gan maaf tolong dikoreksi itu ada yang salah, salah satunya definisi beban aksial dan beban radial. Yg agan tulis itu terbalik. Yang benar adalah beban aksial itu sejajar dgn sumbu poros dan beban radial itu tegak lurus dgn sumbu poros.
    Silahkan kawan2 mengacu ke buku elemen mesin sularso atau design of machine elements mf spotts

    BalasHapus
  6. pendapat mas abdul benar, sebaiknya bila menulis sebutkan sumbernya dari mana shg tidak menyesatkan..

    BalasHapus
  7. Koreksi ttg beban Axial dan Radialnya..😁😁😁

    BalasHapus